Pengertian Kalimat Mayor dan Kalimat Minor Beserta Contohnya

Pengertian Kalimat Mayor dan Kalimat Minor Beserta Contohnya - Kalimat mayor dan kalimat minor termasuk ke dalam jenis jenis kalimat Bahasa Indonesia. Pada dasarnya jenis kalimat Bahasa Indonesia cukup beragam seperti kalimat majemuk, kalimat interogasi, kalimat tanya, dan masih banyak lagi. Lalu apa pengertian kalimat mayor itu? Apa pengertian kalimat minor? Apa saja contoh kalimat mayor? Apa saja contoh kalmat minor?
Kalimat mayor dan kalimat minor pada dasarnya saling berkaitan. Namun kedua jenis kalimat ini memiliki perbedaan jika dilihat dari segi sususan kalimatnya. Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian kalimat mayor, pengertian kalimat minor, contoh kalimat mayor dan contoh kalimat minor. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Kalimat Mayor dan Kalimat Minor Beserta Contohnya

Untuk pembahasan kali ini, saya akan menjelaskannya satu persatu, mulai dari pengertian kalimat mayor, pengertian kalimat minor, contoh kalimat mayor hingga contoh kalimat minor. Berikut ulasan selengkapnya:

Kalimat Mayor

Pengertian kalimat mayor ialah jenis kalimat yang sekurang kurangnya mengandung dua susunan kalimat yaitu Subjek maupun Predikat. Dengan kata lain Objek serta Keterangannya dapat ditambahkan ataupun tidak (sifatnya opsional). Jenis kalimat ini lebih mengutamakan makna. Berikut beberapa contoh kalimat mayor:
  • Dina akan pergi ke Bandung besok.
  • Kapan kita rekreasi ke Jogja?
  • Besok pagi kita akan mensurvei tempat tempat OJT.
  • Kebahagiaan berasal dari dalam diri sendiri.
  • Kakakku memiliki bakat melukis.
  • Aku diminta untuk membersihkan halaman rumah.
  • Ibu membeli sayur di pasar.
  • Adikku pandai menyanyi sejak umur 6 tahun.
  • Aku memberitahu orang tuaku bahwa senin besok aku akan pulang.
  • Aku harus belajar untuk ulangan besok.
Baca juga : 50 Contoh Kalimat Ajakan Dalam Bahasa Indonesia
  • Aku ingin menceritakan pengalamanku kepadamu.
  • Saya pernah jatuh dari sepeda motor.
  • Aku merasa kesepian ditengah tengah keramaian kota.
  • Sekarang saya tahu bahwa ia teman yang buruk.
  • Kaila menangis karena terjatuh dari sepeda.
  • Aku bersama teman teman menonton film Habibie dan Ainun.
  • Aku turut sedih karena peristiwa yang menimpamu.
  • Masakan ibuku sangat enak.
  • Kerajinan dari rotan ini sangat indah.
  • Adik dibelikan sepeda oleh Ayah.
  • Aku membaca novel yang sangat mengharukan.
  • Pak guru mengetahui murid murid yang mencontek.
  • Aku mengajak keluargaku untuk rekreasi ke Kebun Binatang.
  • Rasya meminjam buku Rina tadi siang.
  • Rika dan Kaila buka puasa bersama di Resto Matahari.

Kalimat Minor

Kata minor artinya kecil. Pengertian kalimat minor ialah jenis kalimat yang hanya mengandung satu unsur kalimat saja. Unsur kalimat tersebut berupa pedikat. Dengan kata lain kalimat minor hanya mengandung unsur predikat saja. Biasanya kalimat minor digunakan untuk ajakan, seruan, jawaban pertanyaan, perintah, larangan dan sebagainya. Berikut beberapa contoh kalimat minor:
  • Selamat malam!
  • Ohayogozaimasu!
  • Sekarang.
  • Nanti.
  • Salam kangen!
  • Bulan depan.
  • Hanya semalam.
  • Bapak.
  • Bu Rina.
  • Alhamdulillah.
  • Astaga!
  • Menakjubkan.
  • Aduh!
Baca juga : Contoh Kalimat Persuasif Dalam Teks Negosiasi
  • Dimana?
  • Tidak!
  • Baik!
  • Oke!
  • Teruntuk Ibu.
  • Bagaimana?
  • Jangan!
  • Siapa?
  • Tidak boleh.
  • Ke Surabaya.
  • Syukurlah.
  • Jujur dan Istiqomah.
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian kalimat mayor, pengertian kalimat minor, contoh kalimat mayor dan contoh kalimat minor. Kalimat mayor merupakan kalimat yang tersusun oleh minimal dua unsur kalimat seperti subjek dan predikat. Sedangkan kalimat minor merupakan kalimat yang hanya tersusun oleh predikat saja. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Ikuti kami untuk mendapatkan materi terbaru:

0 Response to "Pengertian Kalimat Mayor dan Kalimat Minor Beserta Contohnya"

Post a Comment

Yuk berikan komentarmu tentang artikel ini